Gambar Rumah Adat Batak (Sumatera Utara)

Diposkan oleh EL-Azzam MK on Kamis, 13 Desember 2012

Rumah Adat Batak Karo
Rumah Adat Batak Karo

Rumah Adat Batak
Rumah Adat Batak



“Si Baganding Tua” sebutan mereka untuk rumah adat suku batak, diambil dari nama makhluk seperti ular yang panjangnya dua jengkal. Rumah adat mereka diberi nama “Si Banganding Tua” dengan harapan mereka mendapat rejeki yang melimpah, karena menurut keperayaan kuno suku batak bahwa rejeki dibawa oleh “Si Banganding Tua”.

Rumah adat ini sekaligus menjadi simbol status sosial masyarakatyang tinggal di Tapanuli, Sumatera Utara. Mereka yang dikategorikan sebagai suku Batak itu meliputi 6 puak, yaitu: Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola, dan Batak Mandailing. Dibagian luar rumah adat suku batak di hiasai sebuah ukuran yang mereka sebut Gorga, mereka percaya bahwa gorga berperan sebagai penolak bala.

Nenek moyang orang suku Batak sendiri berasal dari Tamil India dimana mereka datang abad ke-10 untuk berdagang rempah-rempah ke Pulau Sumatera melalui pelabuhan Barus. Pada abad ke-18 permukiman kuno warga Tamil India ditemukan di Lobu Tua, Barus, diperkirakan  perkampunga tersebut sudah berusia lebih dari dua abad. Ada dua prasasti berbahasa Tamil ditemukan di kawasan itu yang menyatakan bahwa tahun 1088 sebanyak 1.500 warga Tamil datang ke Barus untuk berdagang kapur barus dan kemeyan.Kata ‘batak’ sendiri berasal dari kata ‘mamatak hoda’ yang bermakna ‘si penunggang kuda‘, apakah ini ada kaitan dengan pendatang dari Tamil tersebut?

{ 0 komentar... read them below if any or add comment }

Poskan Komentar

 
FASTSEO - SEO Friendly Blogger Template Design by Tutorial SEO Blogspot